Minggu, 13 Juli 2008

....Namaku....

“Nama SERUNI”

“Apalah Arti Sebuah Nama” kalimat ini acap kali kita dengar, ungkapan yang berasal dari seorang Shakespere. Tetapi tidak demikian dalam Islam, nama memiliki arti penting yang besar dalam Islam. Karena nama adalah identitas seseorang yang merupakan ciri atau tanda, maksudnya adalah orang yang diberi nama dapat mengenal dirinya atau dikenal oleh orang lain. Karena nama mengandung makna, doa dan cinta dari kedua orang tuanya. Apalagi mengingat di akhirat nanti, setiap orang akan dipanggil dengan namanya masing-masing, seperti yang dikatakan Rassulullah SAW, ” Sungguh kalian nanti pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama bapak kalian, maka baguskanlah nama-nama kalian.” (HR.Abu Daud). Memberikan nama yang baik adalah kewajiban bagi setiap orang tua terhadap anaknya, sehingga dengan kata lain nama yang baik merupakan hak bagi anak yang harus dipenuhi oleh orang tuanya. Begitu pula halnya dengan nama yang diberikan oleh kedua orang tuaku..


“Seruni”..Sebuah kata yang senantiasa melekat dalam diriku sejak aku dilahirkan, karena kata itu adalah namaku. Subhanallah, tanpa bermaksud untuk menyombongkan diri, tapi aku bangga sekali dengan pemberian nama ini dari orang tuaku..Dulu ketika aku masih kecil aku pernah bertanya pada ayahku, “ Seruni itu artinya apa yah?”, Lalu ayahku menjawab : “ Seruni itu nama sebuah bunga, bunganya itu berasal dari jepang, sulit dan sangat jarang sekali kita jumpai, tapi kalau upie(nama panggilan) mau lihat ada di taman mini..(sampai itu saja penjelasan dari ayahku)” . Kemudian ketika aku beranjak remaja, seperti remaja pada umumnya sedang mencari jati diri, keegoisan sebagai seorang remaja yang ingin banyak tahu, lebih dominan muncul dibandingkan “mendengarkan omongan orang tua”, sehingga ayahku sangat membatasi pergaulanku pada saat itu. Masih tetap tersimpan dengan baik dalam memoriku, bagaimana ayahku mengusir teman laki-laki (kakak kelasku yang sudah lulus) ketika datang kerumah, atau aku masih ingat bagaimana ayahku selalu dengan nada seperti orang batak ketika mengangkat telepon dari laki-laki yang pasti hendak berbicara denganku dan ayahku selalu mengatakan”tidak ada/lagi belajar/sudah tidur”(selalu dengan salah satu jawaban itu), atau saat ayah selalu menemaniku ketika ada teman laki-laki berkunjung kerumahku dan sudah siap akan mengusirnya jika sudah jam 8 malam..Dan yang berkecamuk dalam hatiku saat itu adalah : Aduuh...ayah kayak gak pernah remaja dech…Sebel....Namun pada waktu itupun ayahku menjelaskan lagi arti Seruni dan harapannya kepadaku. Ayahku sedikit berfilosofi dan berujar bahwa “ Seruni itu nama bunga, bunga yang indah dipandang, bagus, cantik, namun sulit dan sangat jarang sekali kita jumpai, tidak semua orang yang bisa memandangnya, dan bukan orang sembarangan yang bisa memetiknya. Bunga Seruni, asalnya berwarna putih, diibaratkan sebuah kristal, dia sangat berharga sekali, dan tidak semua orang dapat menyentuhnya dan memilikinya. Apabila dia rusak atau lecet saja sedikit, kristal itu sudah tidak berharga lagi. Karena itu ayah menjaga Upie, agar tetap indah seperti bunga Seruni.”. Dengan keegoisan diriku pada waktu itu setelah mendengar penjelasan ayahku, aku hanya mengatakan : ” iya..iya..”Phufff...
Berjalannya waktu, AlhamduliLLAH saat ini aku sudah menikah. Dan aku bersyukur sekali ALLAH pilihkan laki-laki yang Sholeh dan sangat penyayang yang boleh memetikku, insyaALLAH sesuai dengan harapan Ayahku dulu..”bukan orang sembarangan”..Aku tertegun dengan ungkapan suamiku, beberapa hari yang lalu. Suamiku mengatakan..:” AlhamduliLLAH sayang... abang harus berterimakasih sama Ayah, karena sudah” menjaga” Dinda dengan sangat baik”. Kata-kata ini membuat aku sangat bersyukur sekali dan membuat aku Bangga dengan Ayahku. Dan membuat aku ingin tahu lebih jauh tentang seperti apa bunga Seruni.


Bunga Seruni merupakan Bunga Nasional Jepang, sehingga Istana Dijepang dikenal dengan Istana Seruni. Bunga Seruni atau yang biasa dikenal dengan sebutan Chrysantemum atau Chrysant adalah sejenis tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan potensial untuk dikembangkan secara komersial. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Asia Timur tepatnya daratan China. Dan Di Indonesia tanaman Chrysant ini dibudidayakan didataran medium dan dataran Tinggi. Namun belum ada informasi yang pasti kapan tanaman ini masuk ke Indonesia. Beberapa literatur menunjukan sekitar tahun 1800-an, tanaman ini mulai ditanam di Indonesia, dan sejak tahun 1940-an, tanaman Chrysant ini mulai dibudidayakan secara komersial sebagai tanaman hias. Pada perdagangan Internsional tanaman hias Tahun 2007, Chrysant merupakan komoditas bunga potong andalan yang penting dan memiliki nilai yang tinggi. Ekspor komoditas Chrysant ini kenegara-negara tujuan seperti Hongkong, Singapura, Malaysia dan beberapa negara lainnya, mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Dengan demikian peluang Bisnis Chrysant sangat menjanjikan. Namun pasokan terhadap Chrysant ini masih kurang 60 %. Di Indonesia budidaya Chrysant umumnya dilakukan didalam rumah Lindung yang dapat berupa rumah kaca atau rumah Plastik. Agar pertumbuhan tanaman Chrysant ini menjadi Optimal.. So..Berarti benar kata ayahku, bunga ini ternyata memang sangat jarang dijumpai, mungkin hanya di taman mini.


Lain halnya pula di daerah Sumatera bagian Selatan, Bunga Seruni sebagai lambang yang paling tua ditemukan dalam sejarah Sriwijaya. Bunga Seruni merupakan Lambang Universitas Sriwijaya. Pada lambang digambarkan mahkota bunga Seruni (corolla) dari bunga yang terpilin (marginal flower), berjumlah 31, berwarna kuning emas yang terpilin. Jumlah 31 melambangkan tanggal lahir Unsri pada tanggal 31 Oktober 1960 dan warna kuning emas melambangkan keagungan Sriwijaya. Mahkota bunga yang terpilin ke kanan yang mengakibatkan ujung kelopaknya mengarah ke kiri dimaksudkan bahwa Universitas ini berjalan seirama dengan perputaran jaman.
Melihat begitu beragamnya tentang Bunga Seruni, Aku menjadi teringat sebuah komik, aku lupa judulnya, selain merpati sebagai perlambang cinta sepasang kekasih, ternyata bunga Seruni juga merupakan sebagai perlambang Cinta sepasang Kekasih juga....Hmm.. Hmm...

SubhanALLAH, ketika aku men-download gambar Tanaman Chrysant ini, subhanaLLAh indah&bagus-bagus sekali dan ternyata termasuk tanaman yang cukup tahan lama ketika dipajang didalam gelas yang berisi air, bisa 2 sampai 3 minggu...

(Special to My Parents: Ayah & Ibuku tercinta..JazakaLLAH khairan Katsir telah memberikan nama yang Indah Untuk anak bungsumu ini, Semoga aku bisa membanggakan kalian, dan doa-doaku menjadi pemberat amal-amal ayah&ibu...

Semoga ALLAH membalasnya..I Love U So much......... )

Kamis, 10 Juli 2008

Tiga Siklus

Setelah melalui Program "Campur Masa Subur" dengan melalui 3 siklus, Namun ALLAH belum juga menjawab do’a-do’a kami. Dan Kamipun kontrol lagi. Pada saat itu aku diminta untuk tes hormon. Katanya untuk mengetahui LH dan FSH. Dan dokter Suci saat itu mengatakan kadar FSH ku tergolong tinggi, dan ini yang menyebabkan folikel2 sel telurku banyak namun tidak membesar. Sedangkan untuk sel telur itu mampu dibuahi ketika sel telur berukuran 20 cm. Dan setiap wanita hanya terjadi satukali pelepasan sel telur dalam masa siklus setiap bulannya. Dan banyak pula wanita yang mengalami bahwa sel telurnya belum sampai berukuran 20 cm, namun hanya 14-17 cm, sudah lepas terlebih dahulu, namun sel telur itu tidak mampu untuk dibuahi. Masya ALLAH, menjalani program ini membuat aku semakin Takjub atas KuasaMu Ya ALLAH. SubhanaLLAH, sungguh kita manusia yang dilahirkan didunia ini adalah manusia pilihan, penyatuan dari sel ovum dan sperma dengan kualitas yang terbaik dan luar biasa.

Jumat, 25 Januari 2008

Hasil Lab

Hari ini aku akan dilakukan pemeriksaan HSG, untuk melihat ada penyumbatan atau tidak di dalam rahim. Dan Suamiku pun melakukan Tes Sperma. Kami menunggu hampir 3 jam kemudian untuk mengetahui hasilnya dan langsung konsultasi dengan Dr. Irsal, Sp OG, senior di RS Harapan Kita.

Alhamdulillah hasilnya bagus, HSG ku pun bagus, tidak ada sumbatan, kedua tuba paten. Dan Hasil Analisa Sperma suamiku pun baik, tidak ada masalah, artinya jumlah sperma suamiku cukup untuk mampu membuahi. Dan kamipun akan menjalani program ”Campur Masa Subur” biasa, tanpa diberikan obat2an. Bissmillah, semoga berhasil.. Aamiin

Kamis, 17 Januari 2008

Ikhtiar Perdana di Jakarta

Apa yang paling dinanti seorang wanita yang baru saja menikah ? Sudah pasti jawabannya adalah kehamilan. Seberapa jauh pun jalan yang akan ditempuh, seberat apapun langkah yang mesti di ayun dan seberapa lamapun waktu yang kan dijalani, tak kenal menyerah demi untuk mendapatkan Sang buah hati tercinta.

Episode perjalanan cinta kami untuk mendapatkan Sang buah Hati saat ini belum sampai tahapan tak kenal menyerah. Jujur saja, ketika baru saja menikah, Saya samasekali belum terfikirkan untuk memiliki Sang buah hati dengan segera, yang ada dalam benak saya saat itu adalah, kalau ALLAH segera kasih ”ALhamduliLLAH” dan kalau belumpun tak masalah. Tidak ada suatu upaya ataupun suatu keharusan untuk segera memiliki momongan dengan waktu cepat. Dan ternyata Suamipun punya fikiran yang sama dengan saya, tidak ingin buru2 untuk mendapat momongan, tapi kalau dikasih cepat ”AlhamduliLLAH”, begitu ujurnya yang waktu itu saya ingat. Justru kami sangat menikmati ”keberduaan” kami menjalani hari-hari”pacaran setelah menikah”, dan episode per episode cinta kami yang begitu penuh dengan kejutan-kejutan dan membuat kami begitu bahagia, dan hal itupun senantiasa mewarnai hari-hari kami berdua dalam merajut kasih dan memadu Cinta diantara kami. Sampai pada empat atau lima bulan usia pernikahan kami, mulai lah banyak orang yang bertanya ”udah isi belum?”,bertemu dengan teman, saudara, siapapun yang mengenal aku, pasti akan bertanya hal itu, bahkan ibu mertuakupun hafal tanggal dan waktu2 saat aku haid, sehingga jika aku terlambat 2 atau 3 hari saja haid, ibu mertuaku pasti akan bertanya “ Upie bukannya udah telat?” dan aku pasti akan menjawab “ iya, bu, udah telat”. Dan sudah pasti ibu mertuaku akan bertanya “udah coba test belum?”aku akan jawab” belum bu”. Ketika ditanya hal seperti itupun awalnya aku cukup santai dan menganggapnya hal yang wajar dan biasa. Namun lama-kelamaan agak risih dan gak enak hati juga kalau sudah ditanya-tanya masalah ini Dan mulailah setiap kali aku haid, setiap itu pula mataku akan basah, karena menangis, Ya ALLAH berarti aku belum Hamil, kapan Engkau akan berikan amanah itu Ya ALLAH???. Tapi AlhamduliLLAH, ALLAH berikan suami yang Sholeh dan penyayang kepadaku, beliau tidak pernah bosan untuk selalu memberikan tausiyah ketika hari pertama aku halangan, beliau selalu mensupport aku, membuat agar hatiku ceria, karena biasanya aku agak “down” saat itu. Dan biasanya aku akan menjadi lebih tenang jika sudah berada dalam pelukannya sambil menangis dan kata-kata hikmah yang menenangkan aku pasti akan keluar pula dari bibir suamiku. Bahkan tak jarang pula Suamiku selalu mengalihkan kesedihanku dengan mengajak aku jalan2, atau pergi ke suatu tempat makanan yang enak, atau makan, makanan yang aku suka namun menjadi pantangan untuk aku ketika aku selesai masa subur, agar aku tidak bersedih lagi.. Jazakallah untuk semuanya cintaku, semuanya sangat berarti sekali untukku.....

Dan mulai lah kami kontrol ke Dokter Spesialis kandungan. Dan saat itu aku dikatakan memiliki Kista, dengan ukuran 3 inchi (cm) disebelah kiri rahimku. Dan setiap bulan saat aku haid, kami harus kontrol dan kamipun diberi obat hormon. Hal ini berlangsung selama empat bulan. Setelah itu kami rehat. Kemudiaan aku beralih ke dokter yang cukup terkenal di Lampung, Dr. Amang. Saat itupun aku dikatakan memiliki “kista”yang ukurannya saat itu dikatakan 4 inchi(cm), lebih besar dari dokter yang sebelumnya, meskipun kedua dokter spesialis kandungan itu mengatakan kista nya tidak masalah dan tidak mengganggu untuk proses kehamilan. Dan dengan Dr. Amangpun hanya sekitar 5 bulanan. Setelah itu seperti biasa kami rehat dan berganti dengan dokter Spesialis yang lain yaitu Dr. Wardah. Dan ini hanya berlangsung 2 bulan. Karena tidak beberapa lama setelah itu suami pun mulai sibuk untuk persiapan melanjutkan study nya di UI.

Dan hari ini, tanggal 07 Januari 2008 menjadi proses awal kembali untuk kami mulai berikhtiar lagi untuk memiliki momongan di Jakarta. Dan kami mengikuti Program di Unit Melati RS Harapan Kita dengan Dr Spesialis Kandungan yaitu Dr. Irsal, Dr Suci dan tim yang lainnya. Karena hari ini adalah pertemuan perdana kami. Kami hanya konsultasi, karena ada beberapa proses yang haru kami jalani yaitu :
1. Pemeriksaan Analisis Sperma Suami
2. Bila Haid, pada hari 2-3, datang kembali untuk Cek hormon LH (Luteinizing Hormone) dan FSH (Folikel Stimulating Hormone), keduanya adalah hormon yang diproduksi dan terkait dengan kehamilan. Sedangkan PRL (prolactin) adalah hormon polipetida yang terkait dengan pertumbuhan. FSH LH.

3. USG untuk mengetahui ada/tidaknya endometriosis dalam diri wanita.
4. HSG (Histerosalpingografi), tes ini dilakukan pada hari ke 9-11, dihitung sejak Haid. Tes ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya sumbatan dalam tubafalopi.

5. Setelah ini konsultasi kembali untuk mengetahui seluruh hasil-hasil tes diatas dan program apa yang haru dilakukan untuk setiap pasutri.

Bismillah...

Senin, 03 September 2007

ALLAH Memberi Apa Yang Kita Butuhkan


Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. ( QS. Al Baqarah : 286)

SubhanaLLAH pagi ini mendapat kabar yang sangat menggembirakan dari Kepala Cabangku di Kantor. Beliau mengatakkan bahwa aku diminta untuk segera menghubungi Operation Manager di Cabang Jakarta, terkait dengan proses kepindahanku ke Jakarta agar dapat segera menyusul Suamiku tercinta. Dan Do’a kami pun terjawab sudah. Justru aku diminta untuk segera pindah ke Jakarta, dan pekan depan sudah bisa efektif untuk menduduki posisi baru di Cabang BSD. AlhamduliLLah... Sujud Syukurpun di musholla kantor Lampung di Lantai 3 segera kulakukan, untuk bersyukur atas ni’mat yang tiada duanya yang telah ALLAH berikan, ALLAH mudahkan prosesnya, dan ALLAH cepatkan semua urusannya. Dan kami tidak pernah menduga dan mengira akan secepat ini prosesnya..
ALLAH tak akan memberikan beban yang kita tak sanggup untuk memikulnya, dan ALLAH Maha Tahu, kami tidak sanggup dan tidak mampu untuk menjalani hari-hari dengan berjauhan.. Sungguh ALLAH memberi apa yang kita butuhkan dan bukan apa yang kita inginkan...Subhanallah Walhamdulillah.....

Jumat, 31 Agustus 2007

Episode Cinta Kami

Tak mampu terbendung lagi air mata itu pun jatuh bak samudera yang mengalir tiada henti. Melihat Suami tercinta akan segera berangkat ke jakarta untuk melanjutkan study di UI. Sungguh sebuah perasaan yang begitu menyesakkan hati membayangkan akan menjalani hari-hari tanpa belahan jiwa di sisiku. Dalam hati dan dalam sujud panjangku tak henti kuberharap agar ALLAH segera menyatukkan kami kembali untuk segera berkumpul dan merajut hari-hari yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan... Semoga...

Ya ALLAH jadikanlah kami Suami istri yang saling mencintai di kala dekat
Saling menjaga kehormatan kami di kala jauh
Saling menghibur dikala duka
Saling mengingatkan dikala Suka
Saling menyempurnakan dalam peribadatan
Saling memohon ketaqwaan
Dan Saling menyempurnakan dalam kebahagiaan.... Aamiiin..

Sabtu, 05 Agustus 2006

Test Pack Pertama


Test Pack adalah sebuah alat yang sangat berpengaruh buat kehidupan Pasutri yang sedang menantikan momongan. Di Usia pernikahan empat bulan lah aku mulai mengenal sebuah alat yang bernama “Test Pack Kehamilan”dengan berbagai macam merk dan harga yang cukup beragam. Pemakaiannya pun sangat mudah, kita tinggal mengikuti instruksi yang sudah tertera dalam kemasan tes pack itu. Hal itupun kulakukan ketika Ibu mertuku dan suamiku mulai bertanya ketika aku sudah terlambat haid. Meskipun aku selalu berfikir,” nanti aja, kalau sudah terlambat satu bulan, aku baru mau pakai alat itu”. Tapi akhirnya aku memberanikan diri untuk membeli sebuah alat yang namanya “test pack” kehamilan tersebut disebuah apotik. Menurutku ini merupakan alat yang Hebat, mengapa HEBAT ?? karena alat ini mampu merubah sebuah kehidupan suami istri dan merubah hati seseorang ketika telah selesai menggunakan alat ini, dan bahkan bisa menimbulkan sebuah kebenciaan dan kekesalan terhadap alat ini, manakala hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan. Karena aku pernah mengalami masa seperti itu. Hebaaaat sekali Alat ini..

Dan Hebatnya lagi dijelaskan bahwa jika kita sudah terlambat haid 2 atau 3 hari, alat ini sudah mampu mendeteksi kehamilan. Sehingga tanpa sepengetahuan suamiku diam-diam aku suka men”stock”alat ini. Sehingga jika aku telat 2 atau 3 hari aku sering mencoba untuk menggunakan alat ini. Dan selalu saja hasilnya tidak pernah sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan membuat aku membenci alat ini, dan enggan sekali menggunakannya lagi.. Dan setiap kali aku akan menggunakan tes pack ini besok paginya, malam harinya aku selalu cemas dan setiap itu pula tanganku selalu gemetar ketika akan mencelupkan alat itu ke air seni yang telah aku tampung dalam suatu wadah dan seraya berdoa.. “ Ya ALLAH Ya Rahman... Semoga Test pack ini ada dua garis“ dan doa itu yang selalu aku ulang-ulang. Dan selalu pula Test pack itu muncul dengan satu garis, dan tangispun jatuh pada saat itu di kamar mandi dan tanpa sepengetahuan suamiku. “ Ya Rabb Yang Maha Rahman, Kapan Ya Test Pack itu akan berubah menjadi dua Garis????”.. Semoga...